Go to my Facebook : Rama Aristaputra ; and twitter : @ramaaristaputra .

Go to my Facebook : Rama Aristaputra ; and twitter : @ramaaristaputra .

Go to my Facebook : Rama Aristaputra ; and twitter : @ramaaristaputra .

Go to my Facebook : Rama Aristaputra ; and twitter : @ramaaristaputra .

Go to my Facebook : Rama Aristaputra ; and twitter : @ramaaristaputra .

Kamis, 25 Oktober 2012

Instalasi Windows Server 2003 Pada VMware

Instalasi Windows Server 2003 Pada VMware


   A.      Microsoft Windows Server 2003 ( Landasan Teori)

Windows Server 2003 (kadang-kadang disebut sebagai Win2k3) adalah server yang sistem operasi yang diproduksi oleh Microsoft, dirilis pada tanggal 24 April 2003. Versi terbaru, Windows Server 2003 R2, dirilis untuk manufaktur pada tanggal 6 Desember 2005. Penerusnya, Windows Server 2008 , dirilis pada tanggal 4 Februari 2008.
              Menurut Microsoft, Windows Server 2003 adalah lebih terukur dan memberikan performa yang lebih baik dari pendahulunya, Windows 2000. Windows Server 2003 merupakan follow-up dari Windows Server 2000 dengan menggunakan kompabilitas Windows Server 2000. Tidak seperti Windows Server 2000, pada Windows Server 2003 tidak komponen server yang di-enable secara default saat awal instalasi. Jadi, setiap ingin menggunakan salah satu komponen servernya, seorang administrator harus mengaktifkan komponen tersebut satu persatu. Hal ini dilakukan oleh Microsoft untuk mengurangi ancaman bagi administrator yang malas untuk mempelajari fungsi semua service atau komponen server yang ada di dalam Windows Server 2003. Selain itu, mungkin Microsoft juga mereferensi dari sistem operasi server lain yang juga demikian.
Dalam perpindahan Windows Server 2000 ke Windows Server 2003 tidak begitu saja membuang fitur lama. Windows Server 2003 dibuat kompatibel dengan software-software yang dibuat untuk Windows Server 2000 dan yang sejenis (Windows 98SE/Windows ME/Windows NT) dengan kestabilan yang lebih baik. Saat melakukan upgrade dari Windows NT ke Windows Server 2000, kebanyakan administrator kesulitan dalam mengadaptasi Active Directory-nya. Windows Server 2003 menutupi kekurangan tersebut. Windows Server 2003 lebih kompatibel saat adaptasi Active Directory dari Windows NT.
Pada Windows Server 2003 ini terjadi banyak perubahan dan hampir semua komponen server ditulis ulang untuk meningkatkan kinerja dan keamanan. Diantaranya adalah: IIS Web Server, Distributed File System, Terminal Server, Active Directory, Print Server, dan lain-lain.
Windows Server 2003 memiliki nama kode Whistler Server mulai dikerjakan pada akhir tahun 2000. Tujuan dari hal ini adalah Microsoft hendak membuat platform .NET, dengan menyediakan infrastruktur jaringan yang terbentuk dari Windows Server dan Windows Workstation. Proyek itu dinilai sangat ambisius, karena Microsoft berniat mengembangkan dua sistem operasi secara sekaligus (Whistler Server dan Whistler Workstation). Akhirnya, beberapa kali sistem operasi ini ditunda peluncurannya, karena jadwal pengembangan yang ketat, dan hanya sistem operasi Whistler Workstation saja yang dirilis setahun berikutnya dengan nama produk Windows XP, yang ditujukan untuk kalangan konsumer rumahan dan korporat.
Windows Server 2003 terdiri atas beberapa produk yang berbeda, yakni sebagai berikut:
·         Windows Server 2003 Standard Edition
·         Windows Server 2003 Enterprise Edition
·         Windows Server 2003 Datacenter Edition
·         Windows Server 2003 Web Edition
·         Windows Small Business Server 2003
·         Windows Storage Server 2003

 ü  ALAT DAN BAHAN

1.       Seperangkat computer/ PC
2.       Software Virtual Machine
3.       Sistem operasi Windows Server 2003 yang berupa ISO file
4.       Worksheet

 ü  SPESIFIKASI DAN PARTISI HARDDISK

A.      VMware
Untuk VMware saya menggunakan versi 7.0

B.      Machine
·         Untuk file saya gunakan ISO Windows Server 2003 Enterprise Edition.iso
·         Untuk harddisk dalam instalasi ini saya menggunakan memori 10 GB
·         Dan untuk RAM saya pakai 512 MB
·         Dan processor satu buah

 SKENARIO


        LANGKAH KERJA


Untuk langkah-langkah yang saya gunakan dalam instalasi kali ini kurang lebih seperti berikut ini :

·         Pertama mengecek keadaan PC  yang akan digunakan
·         Membuat sebuah machine
·         Mengecek sistem requirement
·         Memilih file yang akan dipakai
·         Mempartisi harddisk
·         Menentukan nama dan password untuk workgroup untuk diinstall
·         Menyelesaikan proses instalasi

ISI

Berikut saya jelaskan tentang cara-cara dan langkah-langkah menginstalasi windows server 2003 =

Ø  Untuk langkah yang pertama yaitu mengecek keadaan PC yang akan digunakan.
Cek apakah PC yang akan kita gunakan mengalami masalah atau tidak, jika tidak ada kita bisa melanjutkan langkah berikutnya.

Ø  Langkah berikutnya, kita harus membuat sebuah machine dengan file dari windows server 2003
Langkah dalam membuat machine yaitu :
·         Pertama kita buat machine dari VMware dengan memilih typical (recommended)

·         Kemudian setelah itu, akan keluar tampila seperti gambar dibawah,
Disini kita diharuskan memilih file untuk proses instalasi,
Disini saya gunakan file ISO : Windows Server 2003 Enterprise Edition.iso

·         Setelah itu, kita lanjutkan dengan mengisi serial number dan nama serta passwors untuk workgroup

·         Setalah pengisian untuk workgroup telah selesai, kita lanjutkan dengan menentukan nama serta lokasi penempatan untuk machine yang akan digunakan

·         Lalu kita tentukan besar harddisk yang kita butuhkan

·         Langkah selanjutnya kita tentukan costumize hardware

·         Langkah terakhir kita tinggal menjalankan machine yang telah kita buat

·         Tunggu hingga proses instalasi selesai


Ø  Untuk langkah yang terakhir, kita hanya tinggal menunggu proses instalasi Windows Server 2003 selesai .
Ø  Dan sewaktu proses sedang berlangsung, akan muncul pesan untuk pengisian nama dan password untuk workgroup kita.
Ø  Dan apabila proses penginstalan telah selesai, silahkan restart windows yang ada pada machine yang telah kita buat.
Ø  Bila telah merestartnya, berarti proses penginsataln kita kali ini telah sukses dilakukan :))
















Rabu, 24 Oktober 2012

membuat FTP server pada Debian 6

membuat FTP server pada Debian 6


Pada kesempatan kali ini kita akan melakukan praktik membuat FTP server pada Debian 6, masing-masing menyiapkan computer yang di dalamnya terdapat virtual computer dengan operating system debian 6 (squeeze) dan network adapter bridge. Kemudian kedua computer tersebut kita hubungkan dengan kabel UTP cross agar bisa berkomunikasi.
Beberapa cara membuat FTP server pada Debian 6 supaya dapat berhubungan atau saling tukar menukar data. Langkah pertama yaitu menginstall FTP pada Debian 6.
1.    Power On-kan Debian 6 dan login sebagai root. Atur IP address client dan server dengan IP address harus satu jaringan. Caranya buka terminal lalu ketik nano /etc/network/interfaces kemudian Enter.

 2.    Tambahkan pada akhir file tersebut seperti berikut. Ctrl+X lalu Y kemudian Enter.


3.      Restart konfigurasi IP dengan mengetikkan /etc/init.d/networking restart
4.    Kemudian untuk bisa membuat FTP server makaharus menginstall paket FTP-nya terlebih dahulu. Ketikkan apt-get install proftpd tekan Enter.

5.       Pilihan “from inetd” digunakan jika traffic jaringan tidak terlalu tinggi. Pilihan standalone digunakan untuk keadaan jaringan yang sebaliknya. Oleh karena itu pilih FTP mode standalone lalu Enter.

6.     Jika proftpd sudah terinstall maka akan terjadi perubahan pada direktori /home yaitu terdapat              direktori bernama ftp. Oleh karena itu cek dengan perintah cd /home.
7.       Lihat isi directory home dengan cara ketikkan ls –l akan terlihat seperti ini.

8.       Cobalah akses ftp server menggunakan web browser pada computer client dan lihat hasilnya. Saat kita akan masuk maka kita akan ditanyai tentang username dan password, 1.       oleh karena itu isikan password dan usernamenya, akan tetapi bukan dengan user root.

9.       Lihat file yang terdapat pada ftp tersebut, file-file tersebut adalah file yang terdapat pada direktori /home, directory ini adalah direktori pertama yang dituju dan merupakan default pada user tersebut. Kita dapat mengganti tujuannya dengan mengetikkan 1.       usermod –d (direktori yang dituju) (nama user) ftp lalu Enter.
10.       Kemudian edit file FTP dengan mengetikkan nano/etc/proftpd/proftpd.conf lalu Enter. 
     Maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini.
    Temukan kata-kata “#DefaultRoot “ kemudian hilangkan tanda pagarnya.
Karena server ftp kita akan digunakan untuk umum maka kita perlu mengatur agar orang lain juga bisa melihat ftp kita tanpa perlu login. Oleh karena itu temukan kata “#<Anonymous~ftp> “hilangkan tanda pagarnya sampai “</Anoymous> “
Ctrl+X lalu Y kemudian Enter.

11.       Selanjutnya lakukan restart pada FTP dengan mengetikkan /etc/init.d/proftpd  restart
12.      Untuk mengunggah file(upload) pada FTP server maka kita memerlukan filezila. Oleh 1. karena itu pada computer client harus diinstal Filezilla.

13.       Setelah instalasi selesai maka buka filezila dan masukan alamat IP address server, 1.       username, dan password lalu Enter.
14.       Untuk menambahkan file maka caranya adalah cari file selanjutnya klik kanan dan pilih  upload.
15.       Refresh FTP server pada web browser komputer client, lihat perubahan yang terjadi.