Membuat DNS Server di Debian Squeeze
Teman-teman, kali ini saya mau menjelaskan tentang cara membuat DNS Server sederhana di Debian 6. Apa itu DNS Server?
=>Singkatnya, DNS Server adalah sebuah server yang berfungsi untuk menterjemahkan sebuah domain menjadi IP address ata sebaliknya. Biasanya sebuah DNS Server memilki ratusan atau bahkan ribuan daftar domain dan IP address pemiliknya. Tapi di sini saya mau menjelaskan contoh sederhananya saja, hehe
=>Singkatnya, DNS Server adalah sebuah server yang berfungsi untuk menterjemahkan sebuah domain menjadi IP address ata sebaliknya. Biasanya sebuah DNS Server memilki ratusan atau bahkan ribuan daftar domain dan IP address pemiliknya. Tapi di sini saya mau menjelaskan contoh sederhananya saja, hehe
Alat dan Bahan
Alat dan bahan yang kita perlukan untuk praktik ini adalah :
♫ Seperangkat PC
♫ Virtual PC application, saya menggunakan virtualbox
♫ CD iso Debian 6
♫ File untuk menginstall Joomla(dalam bentuk .zip)
D. Langkah Kerja
a) Konfigurasi DNS Server
1. Siapkan alat dan bahan
2. Hidupkan mesin virtual anda. Jangan lupa untuk mengkonekkan machine
dengan CD iso-nya
3. Pastikan mesin virtual dapat melakukan koneksi dengan PC asli. Dalam hal
ini saya menggunakan vmnet1 sebagai network adapternya
4. Install bind9 pada Debian 6. Bind9 adalah layanan yang akan kita gunakan
untuk mengkonfigurasi DNS Server.
5. Jika ada pesan konfirmasi, tekan tombol “y” untuk melanjutkan lalu
klikenter
6. Masuk ke direktori /etc/bind. Buka file konfigurasi named.conf.default-zones
7. Copi tulisan yang ada di dalam kotak gambar dibawah ini dan pastekan di
bagian paling bawah
8. Edit tulisan yang kita copy tadi. Localhost diganti dengan nama domain
server yang kita inginkan, sebagai contoh yaitu stembayo.sch.id. tulisan 127
diganti dengan net ID yang 8 bit pertama, contohnya 192.db.local dapat kita
ganti menjadi nama file konfigurasi yang kita inginkan, misal konfig1, begitu
pula dengan db.127. kita dapat menggantinya menjadi kongfig2 atau apalah.
Kalau punya saya menjadi seperti gambar di bawah ini.
9. Selanjutnya kita copy gile db.local menjadi konfig1 dan db.127 menjadi
konfig2
10. Buka file konfigurasi konfig1. Edit seperti ayng ada pada gambar. File
konfig1 ini merupakan yang forward, yaitu yang bertugas menterjemahkan
domain menjadi ip address
11. Buka file konfigurasi konfig2. Edit seperti yang ada pada gambar. Kawan dari
forward, yaitu reverse, yaitu bertugas menterjemahkan ip menjadi domain
12. Lanjut…kita buka file yang ada di /etc/resolv.conf
13. Ubah sesuai keinginan

14. Restart service bind9-nya. Caranya service bind9 restart
15. Tes dengan nslookup, baik dari client maupun server. Untuk client, kita
harus mengeset Prefered DNS Server dengan ip address server agar dapat terlacak
![]() |
Tes nslookup dari client |
![]() |
Nslookup dari
server(forward)
|
![]() |
Nslookup dari server
(reverse)
|
Nah, udah jadi sobat. kalo kamu pengin menambahkan domain di DNS, tinggal dibuka aja file konfigurasinya. Harus dua-duanya, forward n' reverse. Soalnya kalo cma salah satu nanti pas di nslookup di client pasti ada errornya...
:)
Kalo mau download file .pdf nya juga ada. di dalam file ini juga ada langkah menginstalasi joomla di debian..
:)
Kalo mau download file .pdf nya juga ada. di dalam file ini juga ada langkah menginstalasi joomla di debian..
















0 komentar:
Posting Komentar